Monday, November 18, 2024

day 1

Perjalanan Umrah Pertamaku



 Pada tanggal 15 Oktober, sore harinya aku berangkat menuju Jakarta untuk memulai perjalanan umrahku. Setibanya di Jakarta pada malam hari, aku langsung menuju hotel untuk beristirahat. Keesokan paginya, tanggal 16 Oktober, aku berangkat menuju bandara internasional sekitar pukul 04.00 subuh menggunakan bus hotel yang mengantar tamu setiap jamnya.

Sesampainya di bandara, aku segera mencari titik kumpul travelku. Karena waktu sholat sudah tiba, kami melaksanakan sholat terlebih dahulu sebelum kembali berkumpul untuk mendengarkan arahan dari pihak travel. Setelah itu, kami bersama-sama menuju ruang tunggu untuk menaiki pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 07.30 pagi.

Di pesawat, aku duduk bersama abang dan abi. Perjalanan menuju Madinah memakan waktu sekitar 8 jam. Selama penerbangan, aku menikmati keindahan pemandangan dari jendela pesawat, sempat tidur sejenak, dan mencicipi makanan yang disediakan oleh maskapai. Ini adalah pengalaman pertamaku bepergian ke luar negeri, dan aku langsung menuju tanah suci untuk umrah.

Aku merasa begitu bersyukur karena Allah mengabulkan keinginan yang selama ini hanya menjadi angan-angan. Meskipun aku merasa diriku bukanlah seseorang yang alim, Allah tetap memanggilku ke rumah-Nya. Saat berada di pesawat Saudi Arabian Airlines, hatiku penuh haru, dan kata-kata tasbih terus terucap.

Ketika pesawat akhirnya mendarat, aku mendengar pengumuman yang sangat dinanti oleh banyak orang:
"Para penumpang yang terhormat, kita baru saja mendarat di Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah."

Air mataku tak tertahankan. Aku benar-benar tak percaya berada di sini. Setelah turun dari pesawat, aku dan keluarga menyempatkan diri berfoto bersama di bandara. Waktu menunjukkan sekitar pukul 14.00, karena Madinah memiliki perbedaan waktu 4 jam lebih lambat dibandingkan Indonesia.

Dari bandara, kami melanjutkan perjalanan dengan bus menuju hotel. Sepanjang perjalanan, aku terpesona dengan keindahan kota Madinah. Kami tiba di Hotel Grand Plaza Badr Al-Maqam, yang terletak sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di dekat Gate 338.

Setelah membereskan barang-barang di hotel, aku langsung bersiap untuk sholat Ashar di Masjid Nabawi. Rasanya sangat damai berada di tempat suci ini. Setelah sholat, aku kembali ke hotel untuk beristirahat sejenak sebelum kembali ke masjid untuk sholat Maghrib hingga Isya. Seusai sholat Isya, kami makan malam bersama di hotel dan memutuskan untuk tidur lebih awal, karena keesokan harinya harus bangun pada pukul 03.30 pagi untuk melanjutkan agenda ibadah kami.

Perjalanan ini adalah bukti kasih sayang Allah yang tak terhingga. Aku masih tak percaya bahwa aku benar-benar di sini, memenuhi panggilan-Nya. ✨


No comments:

Post a Comment

Mengapa Aku Membuat Blog Ini

 Mengabadikan Kisah dan Berbagi Makna Setiap perjalanan punya cerita, dan perjalanan umrahku adalah salah satu yang paling istimewa. Blog in...